Pada
sang waktu berjalan diganti pagi, siang, sore berganti malam adakah sesosok
pria sholeh menjadikan diriku sebagai pendamping untuknya? Kukatakan pada
bintang beri petunjuk untukku, kuteriak pada bulan adakah dia menginginkan
kujua? Nyatanya mereka tak membantu sama sekali alhasil hanya satu tempatku
meminta pada Dia sang pemilik diri, pada Dia penggengam rasa dan hati insan-Nya.
Kuukir
kalimat dan kata tentang rasa untukmu dilembaran kertas kosong yang kusimpan
rapat dan rahasia atau kutulis pada postinganku di media sosial tentang rasa
untukmu seorang. Iya kamu yang lagi baca ini. Ya kamu sesosok pria sholeh yang
taat pada perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya. Di belahan provinsi, kota, desa,
bahkan dusun priaku, atau malahan di belahan Negara lain kau bersembunyi
menyibukkan diri memperbaiki diri untukku dan untuk dirimu.
Suatu
saat bersamamu dimeja bersama, dirumah bersama, diatas ranjang bersama,
terlebih diatas singgasana satu hari merayakan hari jadiku dan hari jadimu. Tak
perlu rumah mewah bak istana kita tempati nanti bersama keluarga kecil kita
dengan anak-anak yang menggemaskan. Cukup rumah sederhana yang damai dan
tentram sangat lebih dari cukup. Karena. Aku bukan penunutut untuk hidup mewah.
Sedari kecil aku di ajari hidup berkecukupan dengan orang tuaku. Maka tak perlu
risau pria sholehku.
Suatu
saat bersamamu dan kedua anak kembar kita. Iya, aku menginginkan anak kembar.
Sewaktu SMA aku sudah berdoa dan meminta itu pada Tuhanku. Bukankah anak kembar
itu menggemaskan? Oh sungguh kutak sabar menunggu hari dimana aku mengendong
mereka dan mendengar rengean mereka dan memarahi mereka dengan kalimat
keibuanku. Ini aku Umi Darsiah gadis berusia 20 tahun menulis ini untukmu pria
sholehku. Tetaplah tenang dan jangan khawatir berusahalah Tuhanku dan Tuhanmu
akan beri jalan untuk diriku dan dirimu menjadi keluarga dalam ikatan sah dan
halal pria sholehku.
#Day(6)
#onnedayonepost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30hariramadhandalamcerita
#bianglalahijrah
Semoga segera bersama prianya mba
BalasHapusIyanih kak, doain ya adduh hihi
HapusAamiin ya Allah. Jadi pengen juga nulis beginian buat si dia. Wkwkwk
BalasHapusSi dia yang masih menjadi pertanyaan besar wkwk
HapusJadi inget nasyid Jodoh Dunia Akhirat, namamu rahasia. Wkwk.
BalasHapusAsyik,
Hapus