Sabtu, 25 April 2020

30 HRDC Day 2 : Tolong

Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad
Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad

Aku hidup berdua dengan adikku, dirumah kayu yang berdinding papan kusam yang kami temukan tidak berpenghuni. Dirumah hanya ada satu ranjang dari kayu tanpa alas kepala, tanpa selimut menghalau dari dinginnya cuaca, ketika bangun kepala dan seluruh badan terasa sakit tetapi karena kami telah terbiasa itu terasa nyaman. Iya, dirumah yang kami tempati hanya ada ranjang tanpa fasilitas tambahan. Tidak besar tetapi lebih baik begini dari pada tidak memiliki tempat untuk berteduh.

Aku hidup berdua dengan adikku. Jangan bertanya dimana orangtua kami, kamipun tidak tahu dimana mereka, yang kutahu setelah aku cukup mengerti keluarga yang aku miliki hanya anak laki-laki yang selalu berada didekatku.

Aku hidup berdua dengan adikku. Setiap pagi, aku dan adikku beranjak menuju jalan besar hanya dengan satu tujuan. Uang. Kami butuh itu untuk makan dan minum. Setelah malam tiba kamipun kembali dan menyantap hasil yang kami dapatkan, tetapi terkadang tidak malahan terlalu sering kami hanya makan dengan roti dan air minum satu dibagi dua. Tetapi akhir-akhir ini kami kesulitan, untuk keluarpun kami tidak mendapatkan apa-apa. Kami haus, kami lapar, kami butuh makan tetapi satupun orang-orang disekitar enggan ingin melirik kami. Tolong. Adikku kelaparan. Lihat, setidaknya kami butuh satu piring makanan dan air minum untuk membunuh kelaparan ini.

#Day(2)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
#RamadhanDitengahPandemi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

30 HRDC Day 2 : Tolong

Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Aku hidup berdua ...