Kamis, 23 Mei 2019

30 HRDC Day 15 : Teman Di Dalam Dada


Terpakur pada atma yang sunyi; jauh dari jangkauan jari-jari Ilahi.

Dalam hitam kelam malam dalam sepi yang rindu.

Suara rintih dalam dada dahaganya hati tanpa-Mu,

Karena jiwa yang meronta, hampa segala tanpa cahaya-Mu.

Inginnya,

Mendekat dalam dekapan peluk hangat.

Tanpa celah, tapi hati masih begitu jauh.

Masih pantaskah, Kau masih berbaik hati pada insan pendosa?

Kuharap, segala amal yang tak seberapa ini menjadi akhir penolong pada diri.

Apakah hati menjadi keras sebab air mata tak jatuh dengan mudah?

Atau,

Sudah menjadi tameng pada jiwa yang ikhlas dan rela?

Karena diri tidak bisa membedakan.

Hati yang keras tertutup gumpalan noda warna hitam, ataukah hidup yang begitu keras dijalani sehingga rela dan ikhlas menjadi teman di dalam dada?

#Day(15)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

30 HRDC Day 2 : Tolong

Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Aku hidup berdua ...