Bismillahirrohmanirohim,
Hai, selamat pagi. Apa kabar untuk hari ini?
Bagaimana puasanya, berjalan dengan baik?
Semoga awal berjalan sampai puncak berakhirnya
Ramadhan ini, segala amal baik dilipat gandakan Sang Pemberi Kehidupan ya, dan
segala perbuatan yang buruk Allah ampuni, Aamiin.
Mau tahu dong, ada ngga Ramdhan kali ini dengan
Ramadhan tahun lalu sesi yang berbeda?
Yah, misal Ramadhan tahun lalu sahur, berbuka
sampe ngabuburit bareng keluarga, orang tua adik-adik sanak keluarga terdekat.
Eh, tahun sekarang ngga gitu.
Apakah ada perbedaan?
Dan, dibulan Ramadhan kali ini, apa sih yang
membuat Ramadhan kali ini dari sebelumnya istimewa, yang membekas? Lagi
pertengahan puasa sih, tapi siapa tahu teman-teman punya moment yang susah untuk
ditinggalkan hingga menjadi kenangan yang sangat hangat.
Yang namanya melaksanakan puasa satu bulan full pasti ngga mudah ya? Yang terbiasa
puasa sunnah mungkin-bukan hanya sekadar mungkin tapi pasti, bagi mereka ini
adalah poin menambah amal pahala bagi mereka dan sudah menjadi kebiasaan yang
menyenangkan.
Tetapi, beda halnya dengan mereka yang puasa
ketika bulan seperti Ramadhan kali ini puasanya Allah terima. Setelah Imsyak
meraung menyuarakan suaranya hingga adzan berkumandang pasti ada saja di
saat-saat seperti itu, pernah merasakan emosi tertahan di dalam dada, pernah
ngga?
Saat suara sang Ibu menyambut di seberang
telepon, padahal air mata pengen turut. Tapi pada akhirnya di tahan takut
menodai puasa di jalani, pernah?
Saat teman berinteraksi tanpa sengaja mencolek
di dasar dada dengan perkataan serta perbuatan yang membuat kita menahan dengan
balasan tersenyum dengan getir, pernah?
Kita berharap bersama-sama semoga cinta Sang
Kekasih menjadi milik kita hamba yang sentiasa mengucap maaf.
SEMOGA BERHASIL!!
#Day(13)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar