VII.
Setidaknya hari ini kamu sudah melakukan yang terbaik untuk hidupmu.
VII.
Kalo urusan itu balik ke pertanggung jawaban mereka masing-masing. Kita sebagai
sesama manusia, Cuma kebagian tugas buat sabar aja. Urusan ngebales itu bagian
Tuhan. (Invalide).
IX.
Gunakan waktu dan kesempatan yang ada untuk meningkatkan kwalitas diri menjadi
lebih bauk lagi. Mulailah dengan mengenali lebih dalam apa yang menjadi potensi
diri. Namun ingatlah untuk tetaplah rendah hati dan menjaga. Jangan sampai
melampui batas dan terjerumus pada dosa. Jadilah
istimewa, manun dengan hati yang bersahaja.
X.
Orang paling damai di dunia adalah yang paling tinggi inisiatifnya dalam
merawat hubungan dengan orang lain.
Yang
paling cepat minta maafnya saat dirinya menyakiti. Dan yang paling cepat
memaafkannya saat hatinya disakiti.
Yang
paling lapang hatinya saat dunia terasa sempit baginya. Dan yang paling kecil
gengsinya saat dunia terasa dalam genggaman tanganya.
Yang
paling pintar menakar kata sekalipun banyak kata ingin diucapkan. Dan yang
paing pandai menenggang rasa sekalipun banyak rasa yang ingin dikecap.
Perihal
ini semua, banyak orang mencari damai, tapi hampir sebanyak itu pula yang
ternyata abai. (Taufik Auliaa).
XI.
Ada kalanya orang yang paling buruk dimasa silam. Akan jadi paling baik dimasa
depan. (Sayyidina Umar).
XII.
Semangat ya kamu, yang masih bertahan sampai hari ini dan terus berjuang untuk
masa depan yang lebih baik.
XII.
Semangat yang kamu, yang barangkali pernah merasa dipermainkan nasib tapi kamu
hempaskan semuanya dan lebih memilih terus percaya dan berjuang.
XIV.
Semangat ya kamu, kamu bisa sampai di titik ini juga prestasi. Karena bertahan
dan terus berjuang itu bukan hal mudah.
XV.
Betapa aku cemburu pada ia yang pandai menyembunyikan kebaikannya. Dunia tak
melihatnya namun surga merindukannya. (Uwais Al Qorni).
XVI.
Ingat ini hanya perpisahan sementara. Sebab perpisahan yang sebenarnya dan
selamanya adalah saat kamu di Surga dan mereka di Nereka. Jika nafas masih
terus Allah berikan, maka lakukan selalu kebaikan. Berikan apa yang menjadi hak dalam kehidupan
bersama teman-teman yang akan membawa kamu menhan rindu dala hal kekonyolan.
XVII.
Inilah aku. Si pendosa yang inginkan
Surga, namun tak jua kian berubah.
#Day(11)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar