1. Alangkah sedihnya
perasaan dimabuk cinta
Hatinya menggelepar menahan dahaga rindu
Cinta digenggam walau apapun terjadi
Tatkala terputus, ia sambung seperti mula
Lika-liku cinta, terkadang bertemu surga
Menikmati pertemuan indah dan abadi
Tapi tak jarang bertemu neraka
Dalam pertarungan yang tiada berpantai.
2. Tuhanku, tenggelamkan
aku dalam cinta-Mu
Hingga tak ada
satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu
Tuhanku,
bintang gemintang berkelip-kelip
Manusia terlena
dalam buai tidur lelap
Pintu-pintu istana pun telah
rapat
Tuhanku,
demikian malam pun berlalau
Dan inilah
siang datang menjelang
Aku menjadi
resah gelisah
Apakah
persembahan malamku, Engkau terima?
Hingga aku
berhak mereguk bahagia
Ataukah itu Kau
tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi
kemahakuasaan-Mu
Inilah yang
akan selalu ku lakukan
Selama Kau beri
aku kehidupan
Demi
kemanusian-Mu,
Andai Kau usir
aku dari pintu-Mu
Aku tak akan
pergi berlalu
Karena cintaku
pada-Mu sepenuh kalbu.
3. Sulit menjelaskan apa
hakikat cinta
Ia kerinduan
dari gambaran perasaan
Hanya orang yang merasakan dan
mengetahui
Bagaimana
mungkin
Engkau dapat
menggambarkan
Sesuatu yang
engkau sendiri bagai hilang
dari
hadapan-Nya, walau ujudmu
Masih ada
karena hatimu gembira yang
Membuat lidahmu
kelu.
4. Tuhan, semua yang aku
dengar
di alam raya
ini, dari ciptaan-Mu
Kicauan burung,
desiran dedaunan
Gemericik air
pancuran
Senandung
burung tekukur
Sepoian angin,
gelegar guruh
Dan kilat yang
berkejaran
Kini,
Aku pahami
sebagai pertanda
Atas
keagungan-Mu
Sebagai saksi
abadi, atas keesaan-Mu
Dan,
Sebagai kabar
berita bagi manusia
Bahwa tak satu
pun ada
Yang menandingi
dan menyekutui-Mu.
5. Ya Tuhan, lenganku
telah patah
Aku merasa
penderitaan yang hebat atas segala yang telah menimpaku
Aku akan menghadapi segala penderitaan itu dengan sabar
Aku akan menghadapi segala penderitaan itu dengan sabar
Namun aku masih
bertanya-tanya
Dan
mencari-cari jawabannya
Apakah Engkau
ridha akan aku
Ya, Ya Allah
O Tuhan, inilah
yang selalu mengganggu langit pikiranku.
6. Ya Illahi Rabbi
Malam telah
berlalu
Dan siang
datang menghampiri
Oh andaikan
malam selalu datang
Tentu aku akan
bahagia
Demi
keagungan-Mu
Walau Kau tolak
aku mengetuk pintu-Mu
Aku akan tetap
menanti di depannya
Karena hatiku
telah terpaut pada-Mu.
#Day(9)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar