Kamis, 09 Mei 2019

30 HRDC Day 5 : Inginku Yang Semu


Adakah harap untukku?

Untuk menemui kamu dipersimpangan jalan ataukah mendatangi kamu?

Aku terlalu pengecut dan juga malu.

Melihat kamu tersenyum senang bersama dia yang kutak tahu.

Memandang kamu adalah sesak untukku.

Bersama dia yang mungkin saja yang ada di hatimu.

Apalah aku.

Sesosok tak pernah kau perhatikan.

Pada malam yang tak pernah kau pikirkan.

Pada senja yang tak pernah kau harapkan.

Menyukaimu?

Aku ragu tentang itu.

Cinta?

Tak pernah terpikirkan olehku.

Hanya saja.

Aku terlalu suka dari caramu berbicara.

Dari caramu bertingkah.

Kagum?

Kalau dua kata itu benar adanya.

Mungkin saja aku mengagumimu.

Tapi apakah benar?

Pantaskah aku menaruh harap untukmu?

Yang saban hari dirimu tidak ada secuil pikiran tertuju padaku.

Pantaskah orang itu kamu?

Atau.

Aku enyehkan saja inginku mengharapkanmu?

Aku terlalu dewana; tergila-gila dalam angan.

Alunan ayuan ombak kecil buaian.

Pergi meninggalkan sembilu terdalam.

Baik,

Dirimu telah hirap; hilang dalam sekejap.

Meninggal butir-butir akara dalam bayang.

Kini, bahagiakan kuraih.

Meninggalkan dirimu.

Dalam inginku yang semu.

#Day(5)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah


1 komentar:

30 HRDC Day 2 : Tolong

Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Allahummasolli’Ala Sayyidina Muhammad Wa’Ala’alihi Muhammad Aku hidup berdua ...